SISTEMATIKA PENYUSUNAN PTK


Berikut adalah contoh Sistematika Penyusunan PTK:

I.       Judul:  Meningkatkan Kemampuan menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen Melalui Metode Jigsaw Tim Ahli Pada Siswa Kelas IX D Semester 1 Tahun Pelajaran 2015-2016 di MTsN Jabung.

II.    Latar Belakang
Trampil membaca merupakan salah satu tujuan pengajaran Bahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa. Keterampilan membaca yang harus dikuasai siswa mencakup keterampilan membaca fiksi dan non fiksi. Cerpen adalah bacaan yang berjenis fiksi. Cerpen ditulis berdasarkan unsur-unsur pembentuknya yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia salah satu tujuannya adalah siswa mampu menganalisis unsur-unsur instrinsik cerpen. Kenyataan di kelas menunjukkan bahwa kemampuan menganalisis  unsur intrinsik cerpen masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre tes siswa tentang pemahaman menganalisis unsur intrinsik yang dilakukan oleh guru.
Rendahnya kemampuan siswa tersebut disebabkan guru belum menerapkan metode pembelajaran yang tepat dan bervariasi untuk kompetensi tersebut. Kurang berminatnya membaca bacaan yang banyak bagi siswa juga menyebabkan pemahaman yang kurang menyeluruh terhadap isi bacaan.
Berdasarkan kenyataan tersebut di atas maka perlu adanya sebuah penelitian tentang cara meningkatkan kemampuan menganalisis unsur instrinsik cerpen melalui metode Jigsaw Tim Ahli (JTA).

III.  Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang dapat diindentifikasi berbagai masalah sebagai berikut:
a.       Rendahnya nilai siswa dalam menganalisis unsur instrinsik cerpen.
b.      Metode pembelajaran yang kurang bervariasi
c.       Kurangnya minat baca siswa
d.      Tidak tersedianya sumber bacaan yang memadai.

IV.  Pembatasan Masalah
Dari identifikasi masalah perlu adanya pembatasan masalah yaitu:
a.       Penelitian ini dibatasi pada siswa kelas IX D semester I tahun pelajaran 2008 – 2009 di MTsN Jabung.
b.       Kemampuan menganalisis unsur instrinsik cerpen.
c.       Pembelajaran dengan menggunakan metode Jigsaw Tim Ahli (JTA)

V.    Rumusan Masalah
Dengan pembatasan masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
”Apakah Metode Jigsaw Tim Ahli (JTA) dapat meningkatkan kemampuan menganalisis cerpen siswa kelas IX D semester I tahun pelajaran 2008 -2009 di MTsN Jabung?”

VI. Tujuan Penelitian
Dari rumusan masalah di atas penelitian ini bertujuan: Menggunakan metode Jigsaw Tim Ahli (JTA) untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen siswa kelas IX D semester I tahun pelajaran 2008-2009 di MTsN Jabung.

VII.    Manfaat Penelitian
a. Bagi Siswa:
Meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur instrinsik cerpen agar hasil belajar yang diperoleh juga meningkat.
b. Bagi Guru:
Menambah khasanah pembelajaran yang diterapkan di kelas agar bervariatif sehingga pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan sebagai upaya meningkatkan profesionalitasnya.
c. bagi Kepala Sekolah:
Dapat dipakai sebagai pedoman untuk menentukan kebijakan lebih lanjut dalam lingkup lembaga pendidikan yang dipilihnya.

VIII.     Hipotesis Tindakan
Metode Jigsaw Tim Ahli dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis unsur-unsur instrinsik cerpen siswa kelas IXD semester I tahun pelajaran 2008 – 2009 di MTsN Jabung – Talun.

IX.       Kajian Pustaka
a.       Unsur-unsur Instrinsik Cerpen
·         Cerpen adalah cerita pendek yang mengungkapkan pengalaman hidup seseorang yang paling berkesan tanpa harus mengubah nasib pelaku di dalamnya.
·         Unsur-unsur yang instrinsik cerpen merupakan unsur-unsur yang membangun cerpen dari dalam yang berupa tema, alur, setting, tokoh dan perwatakan, amanat dan sudut pandang.
b.      Metode Jigsaw Tim Ahli (JTA)
·         Metode adalah cara guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswanya.
·         Jigsaw Tim Ahli
Menurut (Aronson, 1978) jigsaw kelompok ahli merupakan metode pembelajaran dengan langkah-langkah (1) siswa dibentuk kelompok @ 5 siswa, (2) tiap orang dalam kelompok diberi materi yang berbeda, (3) tiap orang dalam tim membaca dan mengerjakan tugas masing-masing, (4) anggota yang mempunyai tugas sama berkumpul dengan anggota kelompok lain sebagai kelompok ahli dan berdiskusi, (5) setelah tim ahli selesai berdiskusi tiap anggota kelompok kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan hasil dari kelompok ahli, (6) tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi, (7) guru memberi evaluasi, dan (8) penutup. 

X.    Metodologi Penelitian
a.       Lokasi Penelitian dan Kharakteristik Subjek Penelitian
§  Lokasi penelitian
Nama Madrasah                                                    : MTsN Jabung Talun Blitar
Alamat                                                                  : Jln Singajaya 33 Jeblog Talun
Kelas                                                                     : IX D
Lingkungan fisik dan sosial ekonomi siswa          : heterogen
Motivasi belajar siswa                                           : biasa saja
§  Kharakteristik Subjek Penelitian
Komposisi                                                 : 47 siswa ( 23 pa, 18 pi)
Latar belakang sosial ekonomi orang tua: heterogen (petani, pedagang, PNS, swasta)
Kemampuan akademik                             : kelas dengan kemampuan sedang/cukup
Motivasi belajar                                         : sedang
b.      Variabel yang diteliti
·         Kemampuan menganalisis unsur-unsur instrinsik cerpen yang mencakup tema, alur, setting, tokoh dan perwatakan, amanat dan sudut pandang
·         Metode Jigsaw Tim Ahli (JTA) merupakan metode pembelajaran dengan langkah-langkah (1) siswa dibentuk kelompok @ 5 siswa, (2) tiap orang dalam kelompok diberi materi yang berbeda, (3) tiap orang dalam tim membaca dan mengerjakan tugas masing-masing, (4) anggota yang mempunyai tugas sama berkumpul dengan anggota kelompok lain sebagai kelompok ahli dan berdiskusi, (5) setelah tim ahli selesai berdiskusi tiap anggota kelompok kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan hasil dari kelompok ahli, (6) tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi, (7) guru memberi evaluasi, dan (8) penutup. 
c.       Rencana  Tindakan
1.      Rencana Awal
Dalam pembelajaran siswa terbiasa menggunakan metode konvensional untuk itu perlu adanya variasi metode agar pembelajaran lebih bermakna.
2.      Tindakan
Mengubah metode konvensional dengan metode Jigsaw Tim Ahli (JTA)
3.      Observasi
Observasi dilakukan pada keaktifan siswa dalam belajar baik sendiri/individu maupun kelompok, hasil pembelajaran, guru dalam memanfaatkan metode, dan pendapat siswa tentang pembelajaran materi.
4.      Refleksi
Untuk memberikan metode yang lebih mudah dalam memahami dan menganalisis unsur-unsur instrinsik cerpen.
5.      Prosedur pengumpulan data menggunakan angket, lembar observasi, nilai hasil belajar dan rubrik penilaian.
6.      Pengolahan dan Analisis data
·         Pengolahan Data
Setelah data terkumpul, diseleksi dan selanjutnya ditabulasi dan dirumuskan sehingga data tersebut memiliki gejala yang sama untuk diolah secara kualitatif
·                                 Analisis data
Analisis data menggunakan model interaktif dari Mills dan Huberman (1992:20) dengan tahapan sebagai berikut:
1)      Reduksi Data
Dengan menggumpulkan data sebanyak-banyaknya yang dituangkan dalam bentuk catatan lapangan selanjutnya dipilah dan dikategorikan sesuai fokus dan sub fokus penelitian, data yang tidak cocok direduksi dan diganti dengan yang baru.
2)      Penyajian Data
Penyajian data dilakukan dalam bentuk naratif dan table untuk memudahkan peneliti melihat deskripsi per bagian atau secara keseluruhan.
3) Penarikan kesimpulan atau Verifikasi
Dilakukan secara terus menerus selama berlangsungnya proses penelitian.
                    
XI.       Peneliti dan Tugasnya
a. Nama Lengkap Peneliti          : Dra. Sri Isti faujiyah
b. NIP                                        : 150 290 074
c. Tempat/Tgl.Lahir                    : Blitar, 23 Agustus 1965
d. Pangkat/Golongan                 : Penata TK. I / III d.
e. Jabatan                                   : Guru
f. Instansi                                   : MTsN Jabung – Talun – Blitar
g. Alamat Kantor                       : Jln. Singajaya 33 Jeblog Talun Blitar
h. Alamat Rumah                       : Tambakan – Gandusari – Blitar
i. Telp. Rumah / Hp                    : 0342 – 695184 / 081334457827
j. Pendidikan                              : S-1 Bahasa dan Sastra Indonesia     
       
XII.    Jadwal Penelitian
No.
Uraian
Nov
Des
1
2
3
4
1
2
3
4
1.
Persiapan
Ö







2.
Penyusunan proposal

Ö






3.
Pelaksanaan penelitian


Ö





4.
Pengumpulan data


Ö





5.
Analisis dan Pengolahan data



Ö




6.
Draf dan Revisi




Ö



7.
Laporan Akhir





Ö


8.
Presentasi






Ö

9.
Perbaikan







Ö

XIII. Rencana Pembelajaran
No
Nama Bahan/ Kegiatan/Pelaksanaan
Volume
Biaya Satuan
Jumlah
1.
Kertas
1 rim
Rp.      50.000,-
Rp.       50.000,-
2.
ATK
1 paket
Rp.    250.000,-
Rp.     250.000,-
3.
Bahan laporan
1 kegiatan
Rp.    250.000,-
Rp.     250.000,-
4.
Pengolahan data
1 program
Rp.    250,000,-
Rp.     250.000,-
5.
Transportasi dan Akomodasi
1 kegiatan
Rp     250.000,-
Rp.     250.000,-
6.
Dokumentasi
1 kegiatan
Rp.    250.000,-
Rp.     250.000,-
7.
Biaya responden
1 kegiatan
Rp.    250.000,-
Rp.     250.000,-
8.
Honor Peneliti
1 orang
Rp.    200.000,-
Rp.     200.000,-
9.
Lain-lain
1 orang
Rp.    100.000,-
Rp.     100.000,-
10.
Lain-lain
1 kegiatan
Rp.    250.000,-
Rp.     250.000,-
Jumlah
Rp. 2.100.000,-
Rp. 2. 100.000,-
XIV. Daftar Pustaka
1.      Kamus Bahasa Indonesia
2.      Buku Paket Bahasa Indonesia
3.      Buku Kumpulan Cerpen
4.      Buku Metodologi Pembelajaran
5.      Buku Teori Sastra
6.      Buku Metodologi Penelitian
7.      Pengantar Didaktik Metodik
8.      Buku Analisis Cerpen


Itulah Sistematika Penyusunan PTK sesuai kaidah dan tatacara yang benar, semoga artikel ini bermanfaat.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter