Sunday, April 30, 2017

Refleksi: Perbandingan Pendidikan di Indonesia dan Finlandia


Refleksi: Sukses Pendidikan Finlandia Lantaran Praktikan Pendidikan Ala Ki Hajar Dewantara – Ingat tentang apa yang pernah diungkapkan oleh Presiden RI ke-7 Ir. Joko Widodo, - “Perubahan tidak akan pernah ada tanpa kemauan dan keberanian, yang juga harus diiringi kebersamaan.” Termasuk dalam kemajuan pendidikan di Indonesia, perubahan itu pasti ada dan benar-benar akan terwujud karena semua terlibat didalamnya.

Dalam dunia pendidikan, sebuah refleksi akan mengantarkan kita untuk mengevaluasi, berfikir, dan bertindak. Cerita dimana pendidikan Finlandia yang maju berkat mempraktikan pendidikan ala Ki Hajar Dewantara ini semoga dapat mengantarkan kita untuk mengevaluasi dan berbenah diri.

Finlandia menjadi salah satu negara yang sukses dengan pendidikannya dalam 20 tahun terakhir. Dalam Global School Rank 2015 Finlandia berada pada posisi ke-5, sedangkan Indonesia masih bercokol pada posisi ke-40. Majunya pendidikan di Finlandia bukan tanpa sebab , mereka ternyata memiliki cara special dalam mendidik anak.

  • Indonesia dan Finlandia, tentu saja memiliki banyak perbedaan dalam sistem pendidikannya. Berikut beberapa perbedaan pendidikan di Indonesia dan Finlandia.
  • Indonesia menggunakan nilai sebagai standar pendidikannya, sedangkan Finlandia tidak.
  • Di Indonesia semua orang berloma untuk masuk sekolah terfavorit, sementara di FInlandia semua sekolah adalah favorit.
  • 15 menit istirahat di Indonesia dibandingkan dengan 45 menit istirahat di Finlandia.
  • Tujuh jam belajar di Indonesia sementara 4-5 jam belajar di Finlandia.
  • Di Indonesia PR sangat lumrah diberikan sementara di Finlandia PR tak boleh diberikan pada murid.
  • Di Indonesia murid harus mengikuti semua mata pelajaran, sementara di Finlandia murid bisa memilih mata pelajaran yang ia sukai.


Finlandia sukses dengan pendidikannya justru lantaran mempraktikan pendidikan dari Ki Hajar Dewantara, yakni Taman Siswa. Di Taman Siswa sekolah adalah tempat belajar yang menyenangkan. Finlandia sukses dengan pendidikannya dari mempraktikan ajaran Ki Hajar Dewantara.

Haruskah kita membenahi sistem pendidikan kita? Karena pada hakikatnya setiap anak bukan hanya harus cerdas, melainkan berhak juga bahagia. (Diolah dari Brilio)

Perubahan tidak akan pernah ada tanpa kemauan dan keberanian, yang juga harus diiringi kebersamaan." - Ir. Joko Widodo

Simak video selengkapnya berikut ini.


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon